7 Kunci Sukses Dalam Berbisnis (Yang Paling Mudah Diterapkan)

7 dart

Apapun bidang bisnis yang Anda tekuni, 7 prinsip sederhana ini adalah kunci suksesnya! Apa saja?

Ada banyak cara dan strategi yang bisa digunakan oleh para pebisnis untuk meraih kesuksesan. Tapi tahukah Anda, pada dasarnya semua cara tersebut tidak pernah keluar dari koridor 7 prinsip sukses yang berhasil diidentifikasi oleh Michael Olguin, presiden Formula PR sekaligus kontributor majalah Inc., berikut ini:

Layaknya sejumlah besar pebisnis lainnya, saya tidak dilahirkan sebagai seorang pengusaha, saya tidak pernah berencana mendirikan usaha, dan bisa dibilang saya tidak pernah punya pengalaman membesarkan usaha dengan sukses.

Tetapi, selama 21 tahun saya berbisnis, saya belajar beberapa hal yang membantu saya dalam mengarungi pasang surut bisnis sembari terus berjalan demi menjaga pertumbuhan dua digit dari tahun ke tahun. Tak peduli di bidang apa pun Anda berbisnis, Anda akan menangguk kesuksesan besar bila Anda menerapkan prinsip-prinsip sederhana ini ke dalam cara Anda mengelola bisnis

1. Ketahui apa yang harus Anda lakukan dan apa yang tidak boleh Anda lakukan.
Salah satu nasehat terbaik yang pernah saya dapatkan adalah jangan pernah untuk mencoba menjadi segala apapun yang diinginkan orang, karena hal ini bisa berarti bahwa sebenarnya Anda tidak bisa diandalkan dalam hal apa pun. Karena itu, saya percaya bahwa: adalah sebuah kesalahan bila Anda berusaha menawarkan terlalu banyak jenis layanan, berusaha menciptakan sebuah produk yang tidak Anda kuasai dengan baik, atau berekspansi ke luar target pasar Anda hanya demi menghasilkan ekstra keuntungan yang tak seberapa. Anda berisiko melemahkan kekuatan sejati Anda bila Anda melakukannya, karena hal tersebut mengakibatkan fokus Anda terbagi kepada hal-hal lain yang belum tentu mendatangkan kesuksesan bagi Anda dan menciptakan tekanan hebat pada tim, anggaran, dan perusahaan.

2. Selalu fokus pada tujuan.
Setiap orang pasti selalu berusaha untuk melakukan pendekatan yang stratejik untuk menciptakan pertumbuhan. Mereka membuat rencana bisnis tiga tahunan, mengeksekusi rencana tersebut, dan melakukan perubahan bila diperlukan. Saya percaya bila Anda tidak menetapkan tujuan maka Anda tidak akan bisa mengukur diri, tim, dan perusahaan Anda berdasarkan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Ketika setiap orang sudah memahami dengan sangat jelas apa tujuan organisasinya, maka mereka akan bergerak bersama-sama dan turut merasa bangga bila berhasil mewujudkannya.

3. Ingatlah bahwa Anda bekerja dengan orang, bukan perusahaan.
Sangat jarang ada bisnis yang bisa berjalan dan tumbuh dengan baik tanpa diisi oleh orang-orang bertalenta tinggi. Dan memang kami sering mengatakan bahwa orang-orang kami adalah satu-satunya aset yang kami miliki, oleh karena itu kami selalu mencari cara untuk memperkuat budaya, benefit, dan alasan mengapa para karyawan mau tetap bekerja untuk kami. Saya yakin ada banyak perusahaan yang lupa bahwa kesetiaan sejati muncul karena karyawan percaya bahwa organisasi dan manajemen peduli pada mereka baik secara personal maupun profesional. Upaya ini akan mengakibatkan kesetiaan karyawan dalam jangka waktu panjang, yang berdampak secara langsung dan nyata terhadap pertumbuhan perusahaan.

4. Jangan samakan “menjalankan bisnis dengan baik”VS “menjadi seorang profesional hebat”.
Sudah sering saya katakan bahwa hanya karena seseorang bagus dalam bidang PR tidak berarti orang tersebut bagus juga dalam mengelola bisnis PR agency. Hal tersebut juga berlaku untuk semua profesi. Menciptakan bisnis yang sukses butuh kemampuan bisnis yang hebat, dikombinasikan dengan serangkaian kompetensi yang kuat di bidang keahlian Anda. Hal-hal di balik layar sebuah bisnis, seperti prosesnya, manajemen SDM-nya, penagihan, dan operasionalnya, sangat penting perannya dalam meraih kesuksesan dalam berbisnis. Saya sudah melihat banyak orang-orang pintar yang terjun ke dunia bisnis namun berakhir pada kegagalan karena mereka tidak melihat bisnis mereka dengan kacamata kesuksesan operasional, dan sebaliknya malah terlalu fokus pada upaya untuk menjadi hebat dalam profesinya.

5. Passion bisa menular.
Ketika Anda mencintai apa yang Anda lakukan, hal tersebut akan terlihat jelas oleh mata orang-orang di sekitar Anda; seperti di kantor, lokasi produksi, dan fasilitas umum. Kerja keras, fokus, dan kesuksesan saja masih belum cukup untuk menggantikan kecintaan dan antusiasme. Faktor inilah yang yang nantinya akan menciptakan produk-produk yang lebih baik. Hal sebaliknya akan terjadi pada orang yang tidak bahagia, mereka memimpin dengan dengan motivasi negatif sehingga menciptakan lingkungan kerja yang tidak kondusif.

6. Tantang diri Anda untuk terus memperbaiki diri.
Setiap harinya, teknologi sedang mengubah dunia yang kita tinggali. Supaya tidak tertinggal, penting sekali untuk berinovasi, tidak peduli apapun industri Anda, sejauh Anda ingin memperbaiki diri. Bentuknya bisa berupa program baru, pemikiran baru, atau proses baru. Saya percaya bahwa bila Anda tidak melangkah maju, maka Anda akan ketinggalan zaman. Di Formula, kami senantiasa mengevaluasi cara kami dalam melakukan sesuatu dan mencari cara untuk mengembangkan produk, mengembangkan kemampuan mengelola klien, dan menjadi semakin efisien dalam hal apa pun yang kami lakukan; yang pada akhirnya hal tersebut mendatangkan keuntungan yang lebih besar lagi bagi kami.

7. Buang mentalitas pasrah (ada produk, ada pelanggan).
Di era perekonomian yang penuh tantangan ini, banyak brand yang memandang marketing sebagai sebuah pemborosan dan berusaha untuk memangkas budgetnya. Akibatnya pasar dipenuhi dengan ide-ide cemerlang yang tidak memiliki dukungan pemasaran yang mencukupi untuk menciptakan ketertarikan konsumen. Dengan kata lain mereka meluncurkan produknya dengan ideologi “produk kami sangat menakjubkan, jadi pelanggan pasti akan datang dengan sendirinya.” Para konsumen luar biasa kritis dalam menggunakan uang mereka; akibatnya, mereka cenderung membeli produk yang mereka sudah pernah merasakan sample-nya atau yang direferensikan oleh relasi mereka. Oleh karena itu, selalu pastikan bahwa inovasi produk Anda selalu dibarengi dengan upaya marketing yang kuat; dan sebelum meluncurkan produk ke retail, pastikan cara pemasaran produk Anda sudah dipertimbangkan dengan matang.

Tidak ada seorang pun yang bisa menggaransi Anda sukses dalam berbisnis. Kesuksesan membutuhkan combinasi dari logika strategi otak kiri dan pemikiran kreatif otak kanan untuk memastikan kesuksesan sebuah brand atau bisnis.

Tetapi setidaknya, rekomendasi-rekomendasi di atas tersebut akan membantu meringankan beberapa hambatan yang umumnya dihadapi perusahaan-perusahaan dalam menciptakan daya tarik dan penjualan produk mereka.

Sumber: Inc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s