Anda Benci Menjual? Lakukan 3 Hal Ini Agar Anda Menyukainya

One Big LeapKeberhasilan bisnis Anda sangat tergantung pada kemampuan Anda menjual. Kalau Anda tidak suka menjual, beruntunglah Anda menemukan artikel ini. Sudah saatnya Anda memperbaiki sikap buruk Anda tersebut. Begini Caranya!

“Aku tidak suka berjualan.”
“Aku malu kalau harus menjual.”
“Malu-maluin aja, masa saya mesti jualan?”

Kalimat itu seringkali terlontar dari bibir orang yang tidak memahami betapa kuatnya hubungan antara kemampuan menjual dengan kesuksesan berbisnis. Seringkali juga terlontar dari bibir orang-orang yang belum punya pikiran untuk membangun bisnisnya sendiri. Suatu saat bila orang itu telah sadar, ia akan menarik kembali kata-katanya dan menyesali perbuatannya.

Bila dalam benak Anda tertanam anggapan-anggapan negatif tentang menjual, tidak ada cara lain selain memperbaiki sikap Anda. Berikut ini tips-tips supaya Anda lebih menikmati aktivitas menjual dari Geoffrey James, kontributor majalah Inc.; dikutip dari Inc (11/02/13):

Saya sudah mendengar kalimat tersebut ribuan kali, bahkan kata-kata penolakan tersebut juga sering saya dengar dari bibir sejumlah pebisnis, padahal kesuksesan bisnis mereka tergantung pada kemampuan mereka untuk menjual ide, atau produk mereka.

Tentu saja hal tersebut adalah kesalahan besar. Karena jika sampai Anda benci menjual, Anda tidak akan pernah bisa menguasai skill ini dengan baik. Dan itu berarti bisnis Anda akan merugi, dan kemungkinan terburuknya: bisnis Anda gulung tikar.

Berdasarkan pengalaman saya, pengusaha-pengusaha yang luar biasa sukses adalah pengusaha yang benar-benar senang menjual. Steve Jobs misalnya, ia benar-benar luar biasa bagusnya dalam mempromosikan produknya. Apaila Anda perhatikan video-video Jobs pada acara-acara promonya, maka Anda benar-benar bisa merasakan rasa bahagianya, tidak hanya pada produknya, tetapi juga pada caranya bercerita tentang produknya. Jobs suka menjual, tidak perlu diragukan lagi.

Perbaiki Sikap Anda…

Ketika saya mewawancarai para CEO start-up, biasanya saya bisa memprediksi apakah perusahaannya akan berkembang atau tidak dari cara CEO-nya berbicara tentang menjual. Bila mereka pikir menjual kunci kesuksesan, maka perusahaan mereka akan berkembang dengan baik. Bila mereka berpikir menjual adalah sebuah tugas, maka perusahaan mereka tidak akan banyak berkembang.

Jadi, bila Anda benci menjual, Anda harus memperbaiki sikap tersebut, dan akan lebih baik lagi bila Anda mampu menumbuhkan kecintaan pada proses menjual. Dan artikel ini akan banyak membahasa hal tersebut.

Untuk memudahkan Anda menjalani proses ini, mari kita selami lebih dulu akar dari “kebencian” tersebut. Berdasarkan pengalaman saya, orang-orang “benci menjual” karena dalam benak mereka tertanam salah satu atau lebih dari beberapa “keyakinan-keyakinan sesat” berikut ini:

Menjual itu manipulatif.
Banyak orang (termasuk pengusaha) menelan mentah-mentah omong kosong bahwa penjualan adalah semua hal tentang bagaimana cara memanipulasi orang untuk membeli sesuatu yang sebenarnya tidak ingin mereka beli. Dengan pemikiran seperti ini, mereka mengira bahwa untuk menjadi penjual mereka harus menjadi licik dan berbicara dengan sangat cepat. Memangnya ada orang yang mau jadi penjual seperti itu?

Menjual itu menjengkelkan.
Menjual kadang-kadang melibatkan email dan panggilan telepon yang terus menerus berulang-ulang, tidak ada yang menyukai keduanya. Semua orang pernah memiliki pengalaman tidak menyenangkan dengan penjual “parasit” yang tidak mau menerima penolakan seperti ini. Dan orang macam apa yang mau jadi parasit?

Menjual itu membosankan.
Kebanyakan pekerjaan-pekerjaan bisnis bisa dikerjakan dengan cepat, dan yang bisa menentukan seberapa cepat penngejaannya hanyalah kesediaan kita untuk mencurahkan waktu untuk mengerjakannya. Menjual, bagaimanapun juga melibatkan banyak “tarik-ulur”, karena calon pembeli biasanya mempertimbangkan banyak hal sebelum mereka “kembali kepada Anda” dan memutuskan untuk membeli.

Bila Anda memegang satu saja dari tiga “keyakinan sesat” tersebut, apalagi kalau semuanya, maka pantas saja Anda tidak punya pilihan untuk tidak “benci menjual.”

Jadi… Cara agar kita bisa mengubah emosi kita tentang menjual adalah dengan cara melemahkan keyakinan lama (yang sesat) dengan keyakinan baru (yang lebih positif), yang akan menghasilkan emosi yang berbeda.

Menjual adalah menolong.
Setelah Anda memutuskan tidak akan pernah menjual kepada orang lain sesuatu yang tidak mereka butuhkan, akan lebih mudah bagi Anda untuk melihat menjual dalam makna yang sesungguhnya: membantu orang lain mendapatkan apa yang mereka inginkan. Seringkali pengertian menjual adalah semua hal yang membuat orang bahagia dengan cara menyediakan mereka apa yang benar-benar mereka butuhkan. Jadi, apakah itu bisa dibilang manipulatif?

Menjual adalah bersosialisasi.
Bila Anda sudah memutuskan tidak akan menjadi parasit bagi orang lain, apalagi calon pelanggan, Anda akan mampu melihat proses penjualan dari sudut pandang yang lebih positif: menambah relasi baru dan membangun percakapan yang menyenangkan tentang hal-hal yang Anda sukai. (Hei, bukankah itu alasan mengapa Anda berbisnis?) Selain menyenangkan untuk Anda, hal tersebut menyenangkan juga bagi orang lain.

Menjual adalah belajar.
Ketika Anda sudah memutuskan untuk mempelajari hal-hal berharga dalam setiap momen penjualan, maka menjual akan menjadi jauh lebih menarik daripada menonton TV atau bermain game komputer. Tidak ada yang lebih menarik dari proses di mana orang-orang sedang berusaha mengambil keputusan. Pupuk rasa ingin tahu Anda dan Anda tidak akan pernah merasa bosan lagi.

Apakah hal-hal tersebut benar-benar mampu mengubah sikap Anda dan bisa membuat Anda belajar mencintai menjual? Saya adalah contoh yang sempurna.

Ketika saya memulai bisnis penulisan freelance lebih dari satu dekade yang lalu, saya takut menjual karena semua alasan di atas. Namun, saya segera tahu bahwa kesuksesan saya sama-sama tergantung pada kemampuan menjual maupun kemampuan menulis saya.

Bila Anda Tidak Menjual …

Waktu itu kebanyaan tulisan saya bertemakan teknologi, tapi seiring dengan waktu, ketika saya mulai belajar lebih banyak tentang penjualan, saya tertarik untuk mulai menulis tentang hal tersebut. Sekarang saya pikir menjual adalah salah satu bagian yang paling menarik dari dunia bisnis, karena kalau sampai tidak terjadi penjualan, maka bisnis Anda tidak akan pernah ada.

Saya juga belajar bahwa penjualan sama saja seperti usaha manusia lainnya: Semakin banyak Anda melakukannya, semakin baik yang Anda dapatkan. Selain itu, pada saat menjual, dibutuhkan sedikit upaya ekstra untuk melatih Anda sepanjang perjalanan Anda. Dan pada akhirnya nanti, menjual akan terasa semudah menaiki sepeda, otomatis dan mudah. Juga menyenangkan.

Jadi, jika Anda masih benci menjual, saya sangat menyarankan agar Anda mengesampingkan keyakinan lama Anda dan ubahlah sikap Anda. Setelah itu, suka atau tidak, Anda harus terus menjual supaya sukses. Belajar lah untuk menyukainya, dan Anda akan mencapai tujuan Anda jauh lebih cepat.

Sumber: Inc.

2 thoughts on “Anda Benci Menjual? Lakukan 3 Hal Ini Agar Anda Menyukainya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s