Business Plan Yang Reliable? Begini Cara Membuatnya!

Business Plan

Mendirikan bisnis tanpa menyiapkan antisipasi bila terjadi tren penurunan adalah hal yang ceroboh. Namun bagaimana cara kita menyiapkan antisipasi bila  bila kita tidak bisa melihat masa depan? Begini caranya!

Ada satu pepatah yang menjadi aturan para pebisnis sukses dalam mengambil tindakan-tindakan penting: “Persiapan (yang baik) adalah separuh dari kemenangan.”

Namun kualitas persiapan sangat ditentukan oleh kualitas perencanaannya. Maka dari itu jangan pernah sekali-kali Anda lengah dalam membuat perencanaan. Memperkirakan kondisi bisnis di masa depan bukan hal yang mudah, namun juga bukan hal yang mustahil kalau Anda tahu caranya. Untuk itu berterima kasihlah kepada Drew Greenblatt, direktur perusahaan logam ternama di Amerika, Marlin Steel, yang sudah bersedia membagikan tips-tips yang akan membuka mata Anda tentang bagaimana membuat business plan yang sesungguhnya (baca: business plan yang bisa Anda andalkan dalam menghadapi ketidakpastian bisnis), dikutip dari Inc (18/01/2013):

Para pebisnis seringkali dihadapkan pada masalah-masalah yang tak terduga, dan mereka dituntut untuk dapat mengatasinya dengan cepat dan efektif.

Salah satu orang paling cerdas yang saya kenal adalah seseorang bernama Martin, yang saya sebut sebagai Guru Real Estat. Salah satu bagian terbaik dari nasihat yang pernah Martin berikan ke saya adalah tentang bagaimana menyusun rencana bisnis yang mampu meredam goncangan-goncangan pada bisnis kita. Sarannya juga dapat diterapkan dalam mengatur anggaran, dan harapan.

Terinspirasi oleh Martin, berikut adalah enam langkah penting dalam menyusun perencanaan anggaran:

1. Buatlah daftar asumsi (yang mudah dipahami).
Habiskan sebagian besar waktu Anda di sini. Di sinilah proses pemikiran yang berat akan terjadi. Ke arah mana perekonomian akan berjalan? Apakah saya memerlukan bantuan? Produk di lini mana yang memiliki kecenderungan untuk tumbuh? Yang mana yang tidak tumbuh? Seperti apa kenaikan upah untuk karyawan saya nantinya?

2. Kelompokkan asumsi-asumsi tsb dalam tiga macam skenario: tahun yang buruk, tahun yang baik dan tahun keemasan.
Tujuan dari langkah ini bukan hanya untuk membuat rencana bagaimana menyulap hal-hal buruk yang berpotensi terjadi pada Anda. Langkah ini juga untuk menentukan arah bisnis dan mencanangkan cita-cita yang tinggi untuk skenario terbaik yang Anda miliki.

3. Gunakan skenario yang konservatif  dalam menyusun anggaran / budgeting. Ini mutlak.
Anda harus memastikan bahwa Anda (dan bisnis Anda) mampu mengatasi goncangan-goncangan yang mungkin akan terjadi. Karena itu jangan membuat asumsi-asumsi yang terlalu optimis. Bahkan di periode yang baik untuk bisnis sekalipun selalu ada tantangan untuk dihadapi: karyawan kunci yang pensiun atau pindah ke perusahaan lain, dokumen penting yang hilang, sesuatu mempengaruhi hubungan dengan vendor, spekulasi, dan sebagainya. Anda lebih rentan ketika Anda terlalu mengharapkan hal-hal positif yang tidak kunjung datang.

4. Setekah perencanaan Anda selesai, buka kembali dan kurangi estimasi pendapatan sebesar 10%. Lalu tingkatkan biaya sebesar 10%.
Mungkin ini adalah salah satu nasihat terbaik yang pernah diberikan Martin, guru saya, kepada saya. Ia mewanti-wanti saya: “Anda akan menghadapi goncangan dan hambatan sepanjang jalan. Sebuah bantal pelindung 10% pada kedua sisi keuangan akan membantu Anda mengatasi mereka.”

5. Membuat neraca: laporan laba rugi dan laporan arus kas.
Kedua teman kecil ini akan membantu kita mendapatkan gambaran yang menyeluruh tentang aset dan beban, kinerja keuangan, serta arus kas masuk dan keluar dari bisnis Anda. Banyak usaha kecil melakukan kesalahan di aspek ini, mereka beranggapan bahwa mereka masih terlalu kecil untuk direpotkan hal-hal seperti ini. Tidak hanya itu, dengan memasukkan asumsi-asumsi Anda selama setahun ke depan ke dalam kerangka keuangan tersebut, Anda akan terbantu memvalidasi asumsi-asumsi Anda. Dengan begitu kinerja perusahaan Anda akan lebih terkontrol dan akan lebih memudahkan Anda dalam menjaga standar kinerja perusahaan Anda

6. Evaluasi perencanaan Anda bersama seorang akuntan atau mentor yang paling Anda percayai.
Anda akan sangat terbantu jika Anda memiliki seorang guru yang handal layaknya Martin bagi saya.

Sumber: Inc.

One thought on “Business Plan Yang Reliable? Begini Cara Membuatnya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s