Rahasia Kekayaan Orang-Orang Terkaya

 

2_economy
Kalau kekayaan adalah mimpi terbesar Anda, berarti Anda harus membaca tips-tips keuangan yang tidak lazim berikut ini yang bersumber dari data-data dinas pajak Amerika.

John D. Rockefeller, miliarder pertama di Amerika, pernah mengatakan, “Kalau kekayaan adalah satu-satunya tujuan Anda, Anda tidak akan pernah meraihnya.”

Memang mudah bagi seorang Rockfeller untuk mengatakannya, tapi inti pesannya mudah dipahami: Jika satu-satunya hal yang Anda pedulikan adalah mengumpulkan uang, maka berapa pun uang yang Anda kumpulkan tidak akan pernah cukup.

Namun meskipun kita semua punya definisi dan ukuran kesuksesan yang berbeda-beda, sebagian besar dari pasti punya kesamaan pandangan bahwa kekayaan adalah salah satu tolok ukur kesuksesan.

Pertama-tama, Anda mesti lihat dulu laporan tahunan IRS: 400 Wajib Pajak Individu Yang Mencatatkan Pendapatan Kena Pajak Terbesar. Sekilas memang data statistik penerimaan pajak bukanlah sesuatu yang mengasyikkan untuk dibaca. Tetapi jika Anda ingin kaya, ada data-data menarik yang tersirat di balik semua grafik dan tabel tersebut. (Laporan pajak paling up to date yang terpampang situs IRS adalah laporan tahun 2009, yang mungkin bagi kita sudah usang, tetapi untuk ukuran pemerintah data ini sudah cukup up to date.)

Pada 2009 butuh pendapatan kena pajak sebesar US$ 77.400.000 untuk mencatatkan nama Anda pada daftar Top 400. Angka sejumlah itu mungkin terdengar banyak, tapi sebenarnya angka tersebut mengalami penurunan dari US$ 109.700.000 pada tahun 2008 dan secara signifikan masih jauh dari rekor tertinggi US$ 138.800.000 pada tahun 2007.

Meskipun US$ 77,4 juta sudah cukup untuk menempatkan anda di jajaran Top 400, namun rerata penghasilan mereka adalah $ 202.400.000. Angka yang besar, tapi angka ini juga mencatatkan penurunan dari rerata $ 334.800.000 pada tahun 2007.

Hal yang paling menarik dari laporan tersebut adalah sumber kekayaan para Top 400 tersebut:
Upah dan gaji: 8,6%
Bunga: 6,6%
Dividen: 13%
Kemitraan dan perusahaan: 19,9%
Capital gain: 45,8%

Rerata pendapatan yang diperoleh dari capital gain para Top 400 sebesar US$ 92.600.000, atau sebesar 16% dari capital gain yang dicatatkan oleh gabungan seluruh pembayar pajak. (Silakan Anda hitung sendiri, bahkan 1%-nya saja sudah terbilang besar.)

Kesimpulannya:
1. Mengandalkan gaji saja tidak akan membuat Anda kaya.
2. Mereka menjadi kaya bukan karena investasi beresiko rendah.
3. Mereka tidak menginvestasikan uangnya hanya di perusahaan besar.
4. Memiliki bisnis, baik dalam bentuk saham atau kemitraan, tidak hanya berpotensi membangun pondasi kekayaan yang solid, tapi juga suatu hari nanti bisa menghasilkan kentungan yang luar biasa besar.

Data tersebut jelas mendukung poin terakhir. Sebanyak lebih dari 3.800 wajib pajak tercatat dalam daftar Top 400 sejak tahun 1992, tetapi hanya 27% muncul lebih dari sekali, dan hanya 2% yang muncul 10 kali atau lebih.

Jelas, menjadi kaya (dalam segi keuangan) adalah buah dari investasi pada diri sendiri dan orang lain, mengambil risiko, dan melakukan banyak hal-hal kecil yang benar… lalu kemudian melakukan satu hal besar yang benar-benar, benar-benar tepat.

Teruslah berusaha mencapai kesuksesan-kesuksesan lain di tengah-tengah perjalanan, karena bila nantinya Anda tidak menjadi kaya, paling tidak Anda masih tetap sejahtera.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s