Kegalauan Batin Sang Founder Menghadapi IPO

exacttarget-ipoIPO (Initial Public Offering), alias penerbitan saham perdana, merupakan momen bergengsi dan sarat emosi bagi sang pemilik perusahaan. Perjalanan sebuah perusahaan menuju IPO sudah banyak dikupas. Namun bila Anda ingin tahu persis bagaimana pergulatan batin sang pendiri perusahaan ketika akan memutuskan IPO, Anda wajib membaca artikel ini!

Salah satu perusahaan software pemasaran ternama asal Amerika, ExactTarget, baru saja go public awal tahun 2012 dan pada November 2012 dilaporkan memiliki nilai kapitalisasi pasar melebihi US$ 1,3 miliar. Pendirinya, Scott Dorsey, menceritakan pergulatan batinnya menuju IPO dalam sebuah sebuah wawancara eksklusif dengan Jeff Haden, salah seorang kontributor majalah Inc..

Anda memulai bisnis Anda dengan tiga orang dan sekarang perusahaan Anda sudah go public menembus NYSE (New York Stock Exchange – bursa efek New York). Apakah memang ini sudah Anda rencanakan sejak awal?

12 tahun lalu kami mencorat-coretnya bisnis plan kami di atas selembar tissue. Dan hasilnya sulit kami percaya. Apa yang kami lakukan ternyata sangat berguna. Melihat ini semua terjadi bersamaan rasanya sangat istimewa.

Tapi tidak, saya pikir tidak seorangpun dari kami yang pernah membayangkan hal ini bisa terjadi. Ini lucu sekali mengingat pada konferensi Connections yang lalu, saat saya sedang dirias, saya berpikir saya bahkan belum pernah membayangkan suatu hari saya akan duduk di panggung ini, bersama Michael J. Fox, berbicara kepada lebih dari 4.000 klien dan partner.

Lalu seperti apa rencana anda awalnya?

Saat mendirikan perusahaan ini, kami hanya ingin menciptakan sebuah software yang mampu memberi nilai tambah untuk customer dan membantu customer dalam proses membangun sebuah bisnis sehingga mereka mau menggunakannya. Sejauh itu saja rencana bisnis kami pada awalnya.

Namun di tengah perjalanan Anda menentukan pilihan pendanaan yang cerdas yang mempengaruhi masa depan perusahaan Anda. Tentunya Anda punya semacam visi jangka panjang.

Sejak awal kami sadar bila semuanya berjalan dengan baik kami akan membutuhkan modal dari luar. Jadi evolusi pendanaan kami sebenarnya buah dari strategi kami.

Pada awalnya pilihan kami terkait sumber pendanaan sangatlah terbatas. (Asal tahu saja) Kami mendirikan perusahaan pada akhir 2000, setelah meledaknya gelembung dotcom. Kami adalah tiga orang software pertama yang mendirikan perusahaan di Indianapolis, jadi hanya teman-teman dan keluarga kami saja yang mau mendukung kami.

Dalam setahun kami menyaksikan produk kami berhasil menarik perhatian dan kami ingin meningkatkannya, dan pada saat itulah kami membawa masuk pendanaan dari luar. Kami bertemu dengan sejumlah investor individual yang berpengalaman dalam bisnis software yang dapat membantu kami tumbuh. Salah satunya Bob Compton yang kemudian menjadi investor utama kami, dan tidak kalah pentingnya, ia menjadi mentor kami.

Kesuksesan bisnis dan dukungan dari para investor membantu kami untuk memutuskan kami harus menumbuhkan perusahaan ini.

Umumnya pebisnis hanya ingin bisnisnya tumbuh. Namun Anda mengatakan “memutuskan” untuk tumbuh. Apa yang membuat Anda memutuskan Anda harus benar-benar membesarkan ExactTarget?

Kami merasa bahwa kami adalah bagian dari demokratisasi software: membangun software untuk brand terbesar dan termutakhir di dunia yang pada saat bersamaan juga bermanfaat bagi bisnis yang terkecil sekalipun. Kami tahu betul bahwa kami sedang menuju sesuatu bila platform kami benar-benar luas.

Ketika Microsoft, perusahaan software terbesar di dunia, memutuskan untuk membakukan email, komunikasi digital, dan fitur-fitur mereka yang lain pada platform Anda, sementara di saat yang bersamaan sebuah kedai kecil memutuskan untuk menggunakan platform turunannya, berarti Anda telah menciptakan nilai yang sesungguhnya.

Ketika Anda mampu melayani orang-orang dari semua tingkat ataupun golongan, berarti anda telah membangun sebuah produk yang hebat dan sebuah model bisnis yang hebat.

Lalu sejak kapan IPO menjadi tujuan Anda?

Saya tidak pernah berpikir go public adalah tujuan utama kami. Saya ingin membangun sebuah bisnis yang hebat, untuk membangun sebuah lingkungan yang hebat di mana orang-orang hebat ingin menjadi bagian darinya, untuk melayani klien-klien kami dengan sebuah cara yang luar biasa, lalu melihat apa yang terjadi kemudian.

Sebenarnya saya sendiri selalu ragu-ragu untuk memutuskan IPO. Meskipun pada beberapa poin go public adalah cara terbaik untuk menyiapkan anak tangga menuju fase selanjutnya dari pertumbuhan kami, jadi IPO tidak pernah menjadi tujuan yang berdiri sendiri.

Ditambah lagi saya adalah orang yang sangat tertutup, jadi meskipun banyak hal positifnya, go public juga membawa konsekuensi berupa perubahan cara kerja Anda, baik sebagai perusahaan maupun individual.

Akhirnya kami memutuskan inilah saatnya untuk menumbuhkan perusahaan ke tingkat yang berbeda dan menjadi perusahaan terbuka adalah cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut.

Membawa masuk investor baru seringkali mengubah sebuah perusahaan. Bagaimana anda mempertahankan “soul” ExactTarget sepanjang perjalanannya?

Salah satu faktor utamanya adalah bagaimana kami mengembangkan modal.

Ketika kami meningkatkan porsi modal ventura kami, kami tidak hanya hanya membawa masuk modal utama untuk menumbuhkan bisnis saja, namun kami juga membawa masuk modal sekunder untuk investor awal kami sehingga mereka punya kesempatan untuk menarik uang mereka. Semacam memuaskan kehausan mereka, katakanlah begitu.

Hasilnya kami tidak pernah merasa tertekan untuk menjual perusahaan sebelum waktunya (secra prematur) atau go public sebelum waktunya karena setiap langkah yang kami tempuh memberikan keuntungan bagi investor awal kami.

Saya mendapati beberapa pengusaha yang melihat ke belakang lalu merasa mereka telah menjual perusahaan mereka sebelum waktunya.

Bagi sejumlah pengusaha, menjual perusahaan adalah satu-satunya cara ketika: Anda sudah mencapai batas kemampuan Anda berhutang, Anda sudah tidak mampu menggaji diri Anda lagi, dan satu-satunya cara untuk benar-benar mengubah nasib Anda adalah dengan menjual bisnis Anda.

Itulah mengapa banyak pengusaha tumbang terlalu cepat. Perusahaan mereka tidak mampu mencapai potensi sejatinya karena kesempatan monetisasi (menguangkan, baca: menjual bisnis) yang berpotensi mengubah hidup mereka tersedia di depan mereka; dan mereka merasa harus memanfaatkannya, atau terkadang justru investor mereka lah yang memaksa mereka untuk memanfaatkannya.

Kami beruntung memiliki investor yang bersedia untuk memisahkan modal primer dan sekunder, yang memungkinkan kami untuk mempertahankan identitas kami sementara kami terus berusaha menumbuhkan bisnis kami.

Steps_060911-572x368

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s