Begini Strategi Richard Branson Mengalahkan Kompetitor Yang Lebih Besar Darinya!

richard branson & spaceship

Meluncurkan produk baru menantang market leader dengan kekuatan finansial jauh melebihi kemampuan Anda adalah ide yang buruk. Tapi kalau memang itu pilihan Anda, simak kisah dan tips Richard Branson berikut ini sebelum melangkah.

Richard Branson tahu benar apa yang dibutuhkan untuk menggulingkan brand super besar dan super mapan setelah Virgin Cola-nya dihabisi Coca Cola sampai ke akar-akarnya. Anda tidak perlu mengalami nasib yang sama dengannya bila Anda mau belajar darinya. Simak kisahnya berikut:

Virgin Cola pernah diperhitungkan sebagai musuh sepadan untuk Pepsi dan Coca Cola ketika angka penjualan Virgin Cola mengalahkan kedua brand legendaris tersebut di Inggris. Richard Branson, sang pendiri bahkan terang-terangan memamerkan optimismenya menaklukkan Amerika melalui aksi publisitas sensasionalnya di New York dengan mengendarai sebuah tank melewati Times Square dan bergaya seolah-olah akan meledakkan papan neon Coca-Cola.

richard branson & tank

“Papan Coke-nya memang tidak benar-benar meledak, tapi aksi publisitas tersebut telah membangunkan seekor raksasa,” kata Branson kepada direktur dan editor-in-chief majalah Inc, Eric Schurenberg dalam sebuah wawancara.

Branson bercerita, salah seorang koleganya bercerita kepadanya bahwa ia bekerja di Coke ketika Virgin Cola diluncurkan, dan saat itu ia memperingatkan sang direktur mengenai potensi yang dimiliki Virgin. Ia menyebut Virgin sebagai “satu-satunya brand di dunia yang benar-benar memiliki kemampuan untuk menggulingkan Coke.” Kemudian Coca Cola mengirimkan satu tim dengan budget tak terbatas ke Inggris. Tak lama setelah itu, Virgin Cola mulai menghilang dari toko-toko di seluruh Inggris.

“Seekor raksasa yang sangat kuat memutuskan untuk melumat kami, dan saya piker mereka melakukannya dengan sangat efektif,” kata Branson. Padahal perusahaan-perusahaan di bawah grup Virgin pernah memenangkan pertarungan melawan kompetitor raksasa sebelumnya. Lalu apa faktor penyebab kematian Virgin Cola di mata Branson?

“Kalau kamu adalah seorang David yang ingin mengalahkan Goliath, kamu harus memiliki sesuatu yang benar-benar berbeda untuk ditawarkan,” cetusnya. Ketika British Airways meluncurkan kampanye promosi “kotor” melawan si pendatang baru Virgin Atlantic, kata Branson, para pelancong tidak terpengaruh karena Virgin memiliki pesawat dan pelayanan yang lebih baik. Sedangkan pada kasus Virgin Cola, menurut Branson, sekaleng Virgin Cola dan sekaleng Coke sulit dibedakan kualitasnya.

“Sejak saat itu, kami tidak pernah lagi meluncurkan bisnis baru melawan competitor raksasa kecuali bila kami memiliki produk yang amat sangat lebih baik,” kata Branson.

Sumber: Inc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s