Fakta Di Balik 5 Mitos Terbesar Dalam Dunia Kewirausahaan

vision 2

Mendirikan bisnis tidak seperti apa yang orang-orang bayangkan. Dalam artikel ini eorang founder memaparkan kesimpulannya setelah membandingkan 5 mitos terbesar dalam dunia wirausaha dengan kenyataan yang dialaminya di sepanjang perjalanan bisnisnya hinggai ia berhasil mencapai sukses seperti saat ini.

Berikut ini kesimpulan Larry Kim, pendiri WordStream sekaligus kontributor majalah Inc.:

Seorang pengusaha umumnya menghabiskan waktu yang luar biasa banyaknya untuk belajar dan mencari tahu bagaimana caranya menumbuhkan bisnisnya, namun ia tidak punya cukup waktu untuk bertanya pekerjaan mana yang harus mereka dahulukan.

Enam tahun yang lalu, saya mendirikan WordStream. WordStream adalah sebuah perusahaan search marketing yang berbasis di Boston dengan karyawan berjumlah 100 orang, dan dengan senang hati saya katakan bahwa saat ini kami melakukan pekerjaan kami dengan baik. Namun saat mendirikan bisnis ini, saya mengakui bahwa saya melakukannya dengan cara yang naïf dan harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan dalam mendirikan sebuah bisnis.

Berikut ini adalah 5 hal dalam perjalanan saya membangun WordStream yang ternyata tidak berjalan sesuai yang saya harapkan.

Mitos 1: Menjadi boss atas diri sendiri
Salah satu alasan yang paling banyak mendorong orang untuk mendirikan bisnisnya sendiri adalah karena ia ingin menjadi boss atas dirinya sendiri. Tapi umumnya, jika Anda membawa masuk investor seperti yang saya lakukan, Anda akan kehilangan control atas perusahaan Anda. Bahkan bila Anda tidak melibatkan investor pun Anda tetap masih punya boss: Customer. Dan mereka cenderung lebih banyak menuntut dibanding boss Anda yang lama. Saya berpendapat bahwa mendirikan sebuah bisnis memberikan lebih sedikit kebebasan dan lebih banyak tanggung jawab bila dibandingkan dengan menjadi seorang karyawan.

Mitos 2: Menghasilkan lebih banyak uang.
Akuilah: Anda berharap (dan masih berharap) untuk bisa menghasilkan segudang uang dengan dengan menumbuhkan dan menjual bisnis Anda. Saya dulu juga begitu.

Tapi tak butuh waktu lama bagi saya untuk menyadari bahwa mendirikan bisnis mendatangkan nilai yang tidak berupa uang. Saya tidak menyadari bahwa salah satu hal paling berharga yang bisa kita dapatkan dari mendirikan bisnis adalah modal sosial dan pengalaman belajar yang ktia dapatkan di sepanjang perjalanan Anda. Kesempatan bertemu dengan pendiri perusahaan lain dan mendiskusikan ide-ide bisnis gila benar-benar tak ternilai harganya. Jadi, selain kesempatan menghasilkan banyak uang, pastikan Anda menikmati pelajaran—baik tentang pekerjaan maupun kehidupan—yang akan Anda dapatkan dari perusahaan yang Anda besarkan di sepanjang perjalanan.

Mitos 3: Bisa lebih sering melakukan hal-hal yang sangat kita kuasai dan kita senangi
Tidak masalah kalau Anda mendirikan bisnis karena ingin mengikuti passion Anda. Namun seiring dengan tumbuhnya bisnis Anda, Anda akan semakin sulit menemukan kesempatan untuk melakukan hal-hal yang menjadi passion Anda, dan energy Anda akan lebih banyak tercurah pada upaya untuk mencari orang yang lebih pandai dari diri Anda untuk mengerjakan pekerjaan Anda dengan lebih baik dari yang sudah Anda lakukan. Juga perlu diingat bahwa hobi yang paling menyenangkan sekalipun bisa seketika berubah jadi pekerjaan ketika dia menjadi pekerjaan full-time atau mata pencaharian utama kita. Pada akhirnya, aspek terpenting dari pekerjaan seorang founder kecil kaitannya dengan hal-hal yang kita sukai dan lebih banyak tentang membangun sebuah tim yang kuat, lalu merawat dan membesarkan tim tersebut.

Mitos 4: Nothing to lose
Saya mendapati bahwa lebih mudah untuk berjalan tanpa diketahui orang dan menyimpan rapat-rapat tujuan dan pencapaian—juga kegagalan–dalam mencapai tujuan tersebut untuk diri kita sendiri. Itu adalah cara yang tepat untuk menghindari rasa malu dan omongan orang. Namun bila Anda mendirikan bisnis, maka Anda harus memasarkannya, dan sebagai hasilnya Anda menempatkan diri Anda dalam situasi yang mudah dilihat orang. Karena sudah diketahui umum bahwa 80% persen bisnis mengalami kegagalan di tahun pertamanya, artinya besar kemungkinannya Anda akan mengalami kegagalan. Dan sayangnya, dalam kehidupan memang selalu ada yang mengharapkan kita jatuh dalam kegagalan dan kehilangan harga diri

Kunci untuk menghadapinya adalah selalu berpikir positif, abaikan para pencibir, dan selalu belajar dari kesalahan sehingga kita bisa melakukannya lebih baik lain kali. Beberapa founder ada yang pernah sampai beberapa kali mendirikan perusahaan, dan mereka melihat setiap perusahaan yang pernah didirikannya sebagai pengalaman belajar, bukan kegagalan.

Mitos 5: Mimpi terbesar kita akan jadi kenyataan
Dari semua item yang saya utarakan, harapan yang satu ini adalah yang paling mendekati kebenaran. Menakjubkannya rasanya datang ke tempat kerja dan melihat perusahaan Anda tumbuh dari waktu ke waktu dan melihat mimpi yang perlahan menjadi kenyataan. Momen-momen seperti pindah kantor pertama, pindah ke kantor baru yang lebih besar dan lebih bagus, mengadakan pesta untuk merayakan prestasi perusahaan, menapat pengakuan berupa penghargaan industri, atau bahkan hanya sekedar berhasil membahagiakan seorang pelanggan, tidak mungkin bisa disangkal atau dijelaskan betapa hebat rasanya.

Mendirikan perusahaan adalah sebuah pekerjaan besar. Tujuan saya di sini bukan untuk mendorong atau menakuti siapapun dalam mendirikan perusahaan, melainkan untuk menantang Anda untuk berpikir lebih dalam tentang apa yang melatarbelakangi motivasi Anda untuk mendirikan bisnis. Kemungkinan besar, mendirikan perusahaan tidak akan seperti apa yang Anda bayangkan sebelumnya, tapi mungkin ia akan jauh lebih baik dari apa yang pernah Anda bayangkan.

Sumber: Inc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s