Ramalan 5 Tokoh Entrepreneurship: “What’s Next for Entrepreneurship”

5 forward thinkers on entrepreneurshipBelanja online telah dianggap sebagai trend sudah yang lewat. Dan setengah dekade yang lalu siapa yang mengira kalau aplikasi mobile akan menjadi industri senilai US$ 35 milyar seperti saat ini? Mungkin 5 dari orang-orang tercerdas di industri ini telah meramalkannya. Apa lagi tren selanjutnya? Jangan sampai Anda ketinggalan.

Kali ini, melalui Diana Ransom dan Liz Welch dari majalah Inc, mereka akan mengungkapkan prediksi mereka tentang tren berikutnya di dunia kewirausahaan.

  1. Aaron Levie, Co-founder dan CEO Box
    Kualitas produk dan jasa akan meningkat.Salah satu cara entrepreneur memecahkan masalah adalah dengan memberikan data yang lebih baik tentang vendor atau pemasok kepada konsumen. Hal ini akan memunculkan tingkat kualitas yang belum pernah ada sebelumnya. Uber adalah salah satu contohnya. Anda bisa saja menjadi sopir taksi terburuk di dunia dan terus melakukannya selama satu dekade karena penumpang Anda tidak bisa melaporankan atau berbagi pengalamannya menggunakan jasa Anda. Namun sekarang, dengan Uber, setiap penumpang dan sopir mau tidak mau dipaksa untuk beroperasi di tingkat yang jauh lebih tinggi dari sekedar memenuhi tanggung jawab, rasa hormat, dan profesionalisme.
  2. Saras Sarasvathy, Profesor Kewirausahaan di Universitas Virginia
    Setiap orang akan mempelajari kewirausahaan.Kami sekarang mengerti bahwa ada suatu metode dalam cara entrepreneur bekeja — dan itu adalah cara yang luar biasa kuat untuk mengubah dunia. Entrepreneurship adalah bagaimana memanfaatkan sifat dasar manusia untuk membangun dunia yang lebih baik. Metode ini akan diajarkan di sekolah-sekolah sebagai ilmu pengetahuan. Ini bukan soal membentuk calon entrepreneur lagi – melainkan soal membangun masyarakat berjiwa kewirausahaan. Dan memecahkan masalah dengan menggunakan prinsip-prinsip kewirausahaan.
  3. Vivek Wadhwa, Peneliti di Stanford Law School
    Perusahaan akan tumbuh lebih besar dengan lebih cepat.Pada tahun 1990, jika Anda ingin mendirikan sebuah perusahaan software, maka Anda membutuhkan modal US$ 20 juta. Pada tahun 1997, Anda hanya membutuhkan US$ 3 juta. Hari ini, Anda bisa melakukannya hanya dengan $ 25.000. Di akhir dekade ini nanti, lebih dari 100 perusahaan Fortune 500 yang ada saat ini akan terlempar dari daftar, digantikan oleh perusahaan-perusahaan yang saat ini masih belum berdiri.
  4. Caterina Fake, Pendiri Findery dan co-pendiri Flickr dan Hunch
    Wanita akan menjadi pendorong inovasi.Menjadi seorang entrepreneur telah menjadi hal yang mainstream — dan itu rumit. Sulit untuk melakukan inovasi dari tengah / pusat lingkaran sistem. Anda hanya bisa berinovasi dari tepian luarnya. Sebagai seorang wanita dan seorang ibu berusia 40-an, saya sedikit merasa terasing. Saya ada di luar demografi ideal, yakni entrepreneur laki-laki berusia 20-an. Banyak dari mereka yang tinggal dan bekerja di San Francisco. Namun ada lebih banyak lagi perempuan – ibu-ibu yang sudah berumur seperti saya maupun maupun yang masih berusia 20-an. Itulah tren yang saya ramalkan: Demografi sedang berubah. Siapa yang ada di tepian demografi? Wanita. Di situlah tempat yang tepat untuk melakukan perubahan.
  5. David Tisch, Managing Partner di perusahaan angel fund BoxGroup dan co-founder dari Spring dan TechStars NYC
    Value akan menjadi semakin kritikal.Telah terjadi pergeseran pola pikir di era generasi milenial. Gagasan untuk menonjol di tempat kerja dan mengabaikan batas jam kerja telah ditinggalkan. Sebaliknya, orang ingin tahu, unuk apa sebuah perusahaan berdiri? Apa value yang dimilikinya? Setiap perusahaan harus berdiri untuk suatu tujuan dan memiliki seperangkat value yang benar-benar mereka percayai. Jika tidak, orang tidak akan mau bekerja di sana, dan konsumen tidak akan mau mengeluarkan uang mereka di sana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s